Editorial PI

Posts By: Editorial PI

Pulauintan: AI, ESG, dan FIDIC Menuju Paradigma Baru Dispute Avoidance

Dalam International Conference 2026 di Jakarta, 23–24 Juli 2026, Dr. Dr. Ir. Augustinus Setijanto, M.M. dari PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi menyampaikan pandangan mengenai perubahan lanskap hukum dan tata kelola konstruksi. Sebagaimana terlihat dalam materi presentasi pada foto, salah satu gagasan utamanya adalah “ESG is Changing Construction Law”.

Industri konstruksi tidak lagi menghadapi sengketa yang hanya bersumber dari persoalan kontraktual konvensional seperti payment, delay, variation, defects, performance, dan termination. Perkembangan Environmental, Social and Governance (ESG) telah menghadirkan dimensi risiko baru, mulai dari environmental compliance, sustainability, social impact, regulatory requirements, hingga governance dan transparency.

Perubahan tersebut menuntut pergeseran paradigma dari Contract-Centric Law menuju Governance-Centered Construction. Kontrak tetap merupakan fondasi kepastian hukum, tetapi pencegahan sengketa masa depan membutuhkan pendekatan yang lebih luas dengan mengintegrasikan FIDIC, ESG, Dispute Avoidance, data, digital technology, dan Artificial Intelligence.

AI dalam konteks ini bukan dimaksudkan untuk menggantikan manusia. AI dapat membantu membaca data proyek, mendeteksi pola, memberikan early warning, memprediksi risiko keterlambatan maupun potensi klaim, serta mendukung pengambilan keputusan. Namun professional judgment, ethical consideration, good faith, dan responsibility harus tetap berada pada manusia.

Pendekatan tersebut dapat diringkas:

Traditional Contract Management
→ ESG & Emerging Risks
→ AI-Based Early Risk Detection
→ FIDIC & Dispute Avoidance
→ Smart Construction Governance

Pesan utamanya adalah bahwa sengketa sebaiknya tidak menunggu untuk diselesaikan setelah terjadi, tetapi harus diidentifikasi dan dicegah sejak dini. Karena itu, masa depan industri konstruksi bukan sekadar better dispute resolution, melainkan better dispute avoidance through better governance.

“The future of construction law is no longer defined only by contracts, but by the integration of ESG, Artificial Intelligence, Dispute Avoidance, and Smart Construction Governance.”

Keterangan Foto:
Pemaparan Dr. Dr. Ir. Augustinus Setijanto, M.M., PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi, mengenai perubahan paradigma hukum konstruksi, ESG, Artificial Intelligence dan Dispute Avoidance dalam International Conference 2026, Jakarta, 23–24 Juli 2026.

Mengukuhkan Dominasi di Sektor Konstruksi, PT Pulauintan Sabet Penghargaan di IndoBuildTech Awards 2026

Pencapaian ini semakin memperkuat posisi PT Pulauintan sebagai pilar utama dalam menghadirkan infrastruktur modern, fungsional, dan terintegrasi secara berkelanjutan di Indonesia.

TANGERANG — Malam penganugerahan bergengsi IndoBuildTech Awards 2026 yang berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, menjadi saksi bisu bagi apresiasi tertinggi industri konstruksi nasional. Dalam perhelatan akbar tersebut, salah satu kontraktor swasta terkemuka di Indonesia, PT. Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi, sukses membawa pulang penghargaan prestisius sebagai pemenang dalam kategori Best Contractor pada sektor Best Integrated Property Development Award.

Penghargaan dalam sektor Best Integrated Property Development bukan sekadar penilaian atas estetika bangunan, melainkan sebuah pengakuan atas kompleksitas, manajemen proyek, dan ketepatan eksekusi dalam menyatukan berbagai elemen fungsi properti. Proyek pengembangan terintegrasi (integrated development) menuntut sinergi tingkat tinggi antara area residensial, komersial, hingga fasilitas publik agar dapat beroperasi secara harmonis.

Dewan juri independen yang terdiri dari asosiasi profesi, akademisi, dan pakar industri bangunan menilai PT Pulauintan berhasil menunjukkan standar performa luar biasa. Ketepatan waktu pengerjaan (on-time delivery), komitmen terhadap keselamatan kerja, serta penerapan teknologi konstruksi modern menjadi faktor kunci yang menempatkan perusahaan ini di posisi teratas.

Keberhasilan PT Pulauintan mempertahankan reputasinya di tengah dinamika pasar membuktikan bahwa kualitas struktural dan manajemen proyek yang adaptif adalah kunci utama memenangkan kepercayaan publik.

Industri konstruksi saat ini dituntut untuk tidak hanya membangun dengan cepat, tetapi juga memperhatikan aspek efisiensi energi, dampak lingkungan, dan fungsionalitas jangka panjang.

Penghargaan Best Contractor ini menjadi bukti nyata bahwa PT Pulauintan sukses menjawab tantangan tersebut. Dengan portofolio besar yang mencakup gedung pencakar langit, pusat perbelanjaan, kawasan industri terintegrasi, hingga fasilitas kesehatan modern, perusahaan konsisten menerapkan teknik rekayasa (engineering) mutakhir guna meminimalisasi risiko operasional dan memaksimalkan nilai investasi klien.

Pertemuan antara inovasi material dan keahlian lapangan yang dihadirkan oleh PT Pulauintan sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong kolaborasi industri untuk mempercepat pembangunan infrastruktur nasional yang tangguh dan berdaya saing.

Pencapaian di panggung IndoBuildTech Awards 2026 ini dipersembahkan kepada seluruh tim engineering, manajemen, mitra kerja, dan para pekerja lapangan yang telah berdedikasi menjaga standar kualitas tertinggi di setiap proyek. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi PT Pulauintan untuk terus melahirkan karya-karya konstruksi yang inovatif dan aman demi mendukung pertumbuhan ekonomi serta modernisasi tata kota di Indonesia.

Dengan diterimanya penghargaan ini, PT Pulauintan kembali membuktikan bahwa dalam lanskap persaingan industri konstruksi yang semakin ketat, loyalitas pada kualitas dan integritas pembangunan akan selalu membuahkan pengakuan tertinggi.

Langkah Maju Pendidikan Indonesia: PT. Penerbit Erlangga Resmikan Groundbreaking Kantor Cabang Baru di Mozia, BSD

BSD, 9 Juni 2026 – PT. Penerbit Erlangga, sebagai salah satu pilar utama dalam dunia literasi dan pendidikan di Indonesia, secara resmi memulai pembangunan kantor cabang barunya di kawasan strategis Mozia, BSD. Upacara groundbreaking yang dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026, ini menjadi tonggak sejarah penting bagi perluasan infrastruktur perusahaan guna mendukung komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran direksi PT. Penerbit Erlangga, yaitu Bapak Raja D. Manahara (Direktur Utama), Ibu Deborah Hutauruk, B.Sc, M.B.A (Komisaris Utama), dan Ibu Fikri Somyadewi (Direktur Product 2). Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menghadirkan fasilitas yang representatif di kawasan BSD.

Turut hadir memberikan dukungan dalam seremoni ini adalah Bapak H. Daniel Ramdani, S.Sos., S.IP., M.Si, selaku Camat Pagedangan, serta mitra strategis pembangunan, Bapak Dr. Dr. Ir. Augustinus Setijanto, M.M., M.BA., IPU (Direktur PT. Pulauintan) bersama Bapak Benyamin Wihardja (Project Manager PT. Pulauintan).

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan doa bersama, memohon kelancaran dan keselamatan selama proses konstruksi berlangsung. Dalam sambutannya, Bapak Dr. Dr. Ir. Augustinus Setijanto menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh PT. Penerbit Erlangga kepada PT. Pulauintan.

“Kami merasa terhormat dapat kembali dipercaya oleh PT. Penerbit Erlangga. Proyek di Mozia ini merupakan wujud kolaborasi kedua setelah kesuksesan pembangunan Rumah Teropong Boscha di Lembang. Kepercayaan ini adalah amanah besar yang akan kami wujudkan dengan standar kualitas konstruksi terbaik,” ungkap beliau.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Camat Pagedangan, Bapak H. Daniel Ramdani, yang menyambut baik kehadiran kantor cabang baru ini sebagai bagian dari perkembangan positif di wilayah Pagedangan. Acara dilanjutkan dengan pidato dari Komisaris Utama PT. Penerbit Erlangga, Ibu Deborah Hutauruk dan ditutup dengan pidato dari Direktur Utama PT. Penerbit Erlangga, Bapak Raja D. Manahara, yang menegaskan visi perusahaan dalam memperkuat akses dan pelayanan pendidikan melalui fasilitas baru ini.

Puncak acara ditandai dengan prosesi groundbreaking simbolis. Para pimpinan melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pekerjaan fisik secara resmi. Suasana menjadi semakin meriah saat sirine dibunyikan disertai pemancangan tiang pertama, yang disambut dengan antusiasme para tamu undangan, menandakan dimulainya era baru pembangunan kantor cabang di Mozia.

Sebagai wujud syukur atas dimulainya proyek ini, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, sebuah tradisi lokal yang melambangkan harapan akan keberhasilan, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek ini.

Dengan dimulainya pembangunan ini, PT. Penerbit Erlangga berharap dapat semakin optimal dalam menjangkau masyarakat dan mendukung ekosistem pendidikan yang lebih baik di masa depan. Proyek ini diproyeksikan akan menjadi pusat operasional yang inovatif, selaras dengan kebutuhan pendidikan modern di Indonesia.

Pulauintan Perkuat Infrastruktur Pendidikan: Jalin Sinergi Bangun Rumah Teleskop Erlangga di Observatorium Bosscha

LEMBANG – Komitmen PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional kembali diwujudkan. Kali ini, Pulauintan dipercaya untuk mengeksekusi proyek pembangunan cagar budaya dan fasilitas sains terkemuka di Indonesia. Pada Rabu, 20 Mei 2026, prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) Rumah Teleskop Erlangga resmi digelar di kawasan bersejarah Observatorium Bosscha, Lembang, Bandung.

Agenda krusial ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB, Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D.; jajaran Direksi PT Penerbit Erlangga selaku inisiator; Guru Besar Astronomi ITB, Prof. Dra. Premana Wardayanti Premadi, Ph.D.; serta perwakilan manajemen Pulauintan sebagai mitra pelaksana konstruksi.

Mendukung Visi Dunia Pendidikan dan Riset Astronomi

Proyek Rumah Teleskop Erlangga ini lahir dari kolaborasi multidisiplin antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dan PT Penerbit Erlangga. Pembangunan fasilitas ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem riset, literasi sains, serta teknologi astronomi di Indonesia melalui konsep The 4th Generation University yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

Nantinya, fasilitas modern ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah penelitian bagi para ilmuwan, tetapi juga dirancang ramah dan inklusif sebagai pusat pembelajaran interaktif di luar kelas bagi generasi muda, guru, siswa, serta komunitas citizen science.

Tantangan Konstruksi: Menjaga Harmonisasi Kawasan Cagar Budaya

Sebagai kontraktor utama yang memiliki rekam jejak panjang dalam proyek-proyek berpresisi tinggi, Pulauintan dihadapkan pada tantangan arsitektural yang unik sekaligus menuntut ketelitian tinggi.

Secara arsitektural, bentuk bangunan Rumah Teleskop Erlangga dirancang khusus untuk menyatu dengan karakteristik rumah teropong ikonik lainnya di kawasan Bosscha. Berlokasi tepat di sebelah barat area Teropong Refraktor Ganda Zeiss, pembangunan ini wajib mengedepankan aspek:

  • Tata Ruang yang Ketat: Memastikan proses konstruksi tidak mengganggu lanskap hijau dan stabilitas lingkungan Observatorium Bosscha yang berstatus cagar budaya.
  • Presisi Akurasi Tinggi: Membangun struktur bangunan yang kokoh guna menopang instrumen teleskop optik mutakhir beserta perangkat pelengkapnya agar dapat melakukan pengamatan bintang, planet, hingga hilal secara akurat.
  • Keamanan Terpadu: Menerapkan metode konstruksi yang minim getaran (low-vibration) dan ramah lingkungan demi menjaga sensitivitas alat-alat optik aktif di sekitarnya.

Komitmen Mutu dan Keandalan dari Pulauintan

Melalui sinergi besar ini, PT Pulauintan berkomitmen penuh untuk menerapkan standar rekayasa teknik terbaik, manajemen keselamatan kerja (K3) yang ketat, serta penyelesaian tepat waktu dengan kualitas tanpa kompromi.

Bagi Pulauintan, membangun Rumah Teleskop Erlangga bukan sekadar mendirikan sebuah struktur fisik, melainkan ikut serta membangun jembatan peradaban ilmu pengetahuan yang akan menginspirasi calon ilmuwan muda Indonesia untuk berani bermimpi melampaui langit.

Sumber : https://itb.ac.id/berita/detail/63485/itb-dan-penerbit-erlangga-gelar-peletakan-batu-pertama-rumah-teleskop-erlangga-di-observatorium-bosscha-perkuat-riset-dan-literasi-astronomi-di-indonesia

Sinergi Pulauintan dan JBW: Memulai Pembangunan Pabrik Visioner Berkonsep Human-Centered di Bogor

BOGOR – PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi kembali dipercaya untuk mengeksekusi proyek industrial prestisius. Pada Senin, 18 Mei 2026, Pulauintan bersama dengan Jacqueline Bastiaan Wijaya selaku owner, serta Alien Design Consultant, secara resmi menggelar prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) JBW Factory di Bogor. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen, keluarga besar owner, serta para mitra strategis yang menjadi saksi dimulainya pembangunan mahakarya industrial baru ini.

Mendefinisikan Ulang Arsitektur Industrial

Lebih dari sekadar fasilitas manufaktur konvensional, JBW Factory dirancang dengan visi besar: menjadi kawasan industri yang hangat dan berpusat pada manusia (human-centered industrial space). Proyek ini mengintegrasikan tiga elemen utama—proses produksi, pengalaman merek (brand experience), dan kenyamanan harian—ke dalam satu kesatuan identitas arsitektural yang harmonis.

“Arsitektur bukan hanya tentang bagaimana sebuah bangunan berfungsi, tetapi juga tentang bagaimana bangunan tersebut mampu menyentuh sisi emosional manusia di dalamnya.”

Filosofi Desain yang Terinspirasi dari Kelembutan Pastry

Sebagai kontraktor utama, Pulauintan siap mewujudkan konsep arsitektur unik yang digagas oleh Alien Design Consultant. Mengambil inspirasi dari karakter pastry yang lembut, ringan, dan menenangkan, desain JBW Factory akan mengimplementasikan:

  • Bentuk Melengkung & Kontur Halus: Menghilangkan kesan kaku khas bangunan pabrik tradisional.
  • Material yang Hangat: Menciptakan atmosfer lingkungan kerja yang ramah dan suportif.
  • Ruang Transparan: Memaksimalkan pencahayaan alami sekaligus membangun koneksi visual yang estetis dengan alam sekitar.

Komitmen ini dirancang secara detail untuk mendobrak stigma kaku arsitektur industrial, mengubahnya menjadi sebuah ruang kerja yang menenangkan, adaptif, dan berkesan bagi siapa saja yang beraktivitas di dalamnya.

Komitmen Pulauintan terhadap Mutu dan Ketepatan Waktu

Melalui kepercayaan yang diberikan oleh Jacqueline Bastiaan Wijaya & family, PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi berkomitmen penuh untuk menerapkan standar rekayasa teknik tertinggi, menjaga keselamatan kerja (K3), serta memastikan proyek ini selesai tepat waktu dengan kualitas yang prima. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan sebuah landmark industrial baru di Bogor yang tidak hanya produktif secara bisnis, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Transformasi Kawasan Kumuh Menteng Tenggulun: Langkah Nyata Menuju Hunian Layak dan Ekonomi Berdaya

Jakarta — Kawasan padat Menteng Tenggulun kini memasuki babak baru. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait secara resmi memulai penataan kawasan kumuh tersebut melalui seremoni groundbreaking yang ditandai dengan bunyi kentongan, Rabu (1/4/2026). Program ambisius ini bukan sekadar renovasi fisik — ia adalah upaya transformasi menyeluruh untuk mengubah wajah permukiman padat menjadi lingkungan yang layak huni sekaligus produktif secara ekonomi.

75 Hari untuk Mengubah 152 Rumah

Penataan kawasan ini akan berlangsung selama 75 hari, mulai 1 April hingga 15 Juni 2026. Sebanyak 152 rumah tidak layak huni akan direnovasi melalui kolaborasi lintas sektor yang solid: Astra berkontribusi pada 100 unit, sementara Boy Thohir dan Lawrence Barki masing-masing menangani 25 unit.

Namun cakupan program ini jauh melampaui sekadar perbaikan atap dan dinding. Penataan Menteng Tenggulun juga mencakup pembenahan jalan lingkungan, drainase, dan sanitasi, pembangunan fasilitas ibadah, serta pembangunan boulevard kawasan yang dilengkapi ruang terbuka hijau, area komunal, dan taman bermain — sebuah ekosistem hunian yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh.

Sebagai salah satu kontraktor yang terlibat dalam proyek strategis ini, Pulauintan menyatakan kesiapan dan komitmennya dalam mendukung program pemerintah tersebut. Komitmen ini juga merupakah salah satu wujud sumbangsih Pulauintan kepada masyarakat.

Rumah Bagus, Ekonomi Harus Ikut Tumbuh

Menteri Ara menegaskan bahwa perbaikan fisik harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi warga. “Percuma kita perbaiki rumah dan jalan kalau ekonominya tidak kita perbaiki. Saya minta Ladies Bankers membina UMKM agar ada contoh keberhasilan yang bisa ditiru warga,” tegasnya.

Sebanyak 35 pelaku UMKM akan mendapatkan pembinaan intensif dari Ladies Bankers yang berasal dari berbagai institusi perbankan terkemuka, antara lain Artha Graha, CIMB Niaga, BNI, Hi Bank, Nobu Bank, BTN, BRI, Bank Jago, dan BCA. Pendekatan ini memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi warga turut menjadi fondasi keberlanjutan program.

Program ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Kepala Kantor Staf Presiden, Muhammad Qodari, menyebut program ini sebagai salah satu yang paling komprehensif. “Jarang ada program yang sekomplit ini. Saya melihat warga sangat bersemangat, dan ini berpotensi membawa kesejahteraan,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Muhammad Ali, menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL merupakan wujud nyata kepedulian institusi terhadap masyarakat. “Ini juga bagian dari perintah Presiden agar TNI hadir membantu masyarakat. Harapannya program seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, swasta, perbankan, TNI, hingga kontraktor profesional seperti Pulauintan, program penataan Menteng Tenggulun digadang-gadang menjadi model percontohan penataan kawasan kumuh perkotaan di Indonesia — sebuah integrasi harmonis antara peningkatan kualitas hunian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Simbol Kepercayaan dan Dedikasi: PT Pulauintan Kembali Raih Predikat ‘Excellent’ di Corporate Image Award 2025

Dalam dunia konstruksi yang dinamis, reputasi bukan sekadar nama—ia adalah fondasi dari setiap struktur yang berdiri kokoh. PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi kembali membuktikan tajinya sebagai salah satu pemimpin industri dengan mempertahankan gelar bergengsi dalam ajang Corporate Image Award tahun ini.

Tidak tanggung-tanggung, PT Pulauintan sukses membawa pulang penghargaan dengan predikat “Excellent” untuk kategori Kontraktor Swasta. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa konsistensi, kualitas, dan integritas tetap menjadi pilar utama perusahaan dalam membangun lanskap Indonesia.

Mengapa ‘Excellent’? Lebih dari Sekadar Predikat

Penghargaan Corporate Image Award diberikan berdasarkan survei independen yang mengukur empat dimensi utama: Quality, Performance, Responsibility, dan Attractiveness. Keberhasilan PT Pulauintan meraih predikat Excellent menunjukkan keunggulan mutlak di mata para pemangku kepentingan:

Kualitas Tanpa Kompromi: Setiap proyek dikerjakan dengan standar presisi tinggi, memastikan keamanan dan estetika yang tak lekang oleh waktu.

Performa yang Teruji: Rekam jejak dalam menyelesaikan proyek-proyek skala besar tepat waktu telah membangun kepercayaan mendalam di kalangan pengembang dan investor.

Citra Korporat yang Memikat: Sebagai kontraktor swasta terkemuka, Pulauintan terus menjadi magnet bagi talenta terbaik dan mitra strategis di industri properti.

Membangun Masa Depan dengan Inovasi

Kemenangan beruntun ini bukan membuat PT Pulauintan berpuas diri. Sebaliknya, predikat Excellent ini menjadi katalisator bagi perusahaan untuk terus berinovasi. Dengan mengintegrasikan teknologi konstruksi terkini dan praktik bangunan berkelanjutan, PT Pulauintan berkomitmen untuk melampaui ekspektasi klien di setiap jengkal beton yang ditanam.

“Penghargaan ini adalah apresiasi bagi seluruh tim dan mitra kami yang telah bekerja keras. Ini adalah bukti bahwa dedikasi pada kualitas akan selalu membuahkan reputasi yang membanggakan.”

Wujudkan Hunian Impian di Jantung Jaksel: SKB Gandeng Kontraktor Raksasa Pulauintan Percepat Asthana Kemang

JAKARTA – Komitmen untuk menghadirkan hunian vertikal eksklusif di Jakarta Selatan kini semakin nyata. PT Sintesis Kreasi Bersama (SKB) secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan salah satu kontraktor paling berpengaruh di Indonesia, PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi, untuk melanjutkan pembangunan megaproyek Asthana Kemang.

Langkah besar ini ditandai dengan seremoni penandatanganan kerja sama yang dilakukan pada akhir Januari 2026. Sinergi ini bukan sekadar urusan bisnis, melainkan sebuah janji kepada konsumen bahwa Asthana Kemang akan menjadi simbol kemewahan dan kenyamanan baru di kawasan ikonik Jakarta.

Pihak manajemen SKB menegaskan bahwa pemilihan Pulau Intan bukan tanpa alasan. Rekam jejak dan integritas Pulauintan dalam membangun proyek-proyek high-rise premium di tanah air menjadi jaminan bahwa kualitas bangunan Asthana Kemang akan berada di level tertinggi.

“Kerja sama ini adalah bukti konkret komitmen kami kepada para pembeli. Dengan pengalaman luas yang dimiliki pihak kontraktor, kami optimis proyek ini rampung tepat waktu tanpa mengesampingkan detail kualitas sedikit pun,” ujar Fiar, perwakilan dari SKB.

Sementara itu, Direktur PT Pulauintan Baja Perkasa Konstruksi yang diwakili Agustinus Setijanto menyatakan kesiapan perusahaannya untuk menjalankan kepercayaan yang diberikan SKB.

Menariknya, kelanjutan proyek Asthana Kemang ini juga menjadi angin segar bagi industri properti nasional. Proyek ini hadir sebagai bentuk dukungan nyata terhadap visi pemerintah dalam menggalakkan pembangunan hunian vertikal berkualitas di pusat perkotaan.

Bagi Pulauintan sendiri, terlibat dalam proyek di area prestisius seperti Kemang adalah sebuah tantangan sekaligus peluang untuk kembali memperkuat portofolio mereka di segmen apartemen mewah Jakarta.

Bagi para calon penghuni dan investor, kerja sama ini memberikan kepastian unit akan segera diserahterimakan sesuai jadwal. Dengan lokasi yang berada di titik nadi Jakarta Selatan, Asthana Kemang diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga aset investasi yang sangat menjanjikan dengan nilai estetika bangunan yang modern dan kokoh.

Syiar Islam di Utara Jakarta: Menteri Agama Resmikan Masjid Al Ikhlas Riverworld Island PIK

Kawasan Riverworld Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), kini resmi memiliki pusat peribadatan baru yang megah dan ikonik. Pada Kamis, 15 Januari 2026, Menteri Agama Republik Indonesia, KH Nasaruddin Umar, meresmikan secara langsung Masjid Al Ikhlas. Acara ini menandai selesainya pembangunan rumah ibadah yang diharapkan menjadi pusat spiritualitas sekaligus simbol harmoni di kawasan hunian modern tersebut.

Prosesi peresmian ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Founder dan Chairman Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma, serta Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono. Kehadiran jajaran pimpinan pengembang ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan fasilitas sosial dan religi yang representatif bagi masyarakat.

Rangkaian acara dimulai dengan pelaksanaan shalat ashar berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhusyukan suasana di dalam ruang utama masjid.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan masjid ini. Beliau menekankan bahwa Masjid Al Ikhlas bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan karakter dan mental spiritual warga di wilayah Pantai Indah Kapuk.

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam tausiahnya memberikan apresiasi tinggi atas arsitektur dan filosofi di balik pembangunan masjid ini. Puncak peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Menteri Agama sebagai simbol dimulainya fungsi Masjid Al Ikhlas secara resmi.

Masjid Al Ikhlas berdiri di atas lahan seluas 2.435 meter persegi dan luas bangunan 1.248 meter persegi dengan kapasitas tampung mencapai 600 jamaah. Desain bangunannya terinspirasi dari kejayaan arsitektur Ottoman dan Timur Tengah, yang secara apik memadukan tiga elemen utama:

1. Keindahan: Detail ornamen yang artistik namun tetap elegan.

2. Kesederhanaan: Garis rancang yang bersih dan tidak berlebihan.

3. Kekhusyukan: Tata ruang dan pencahayaan yang dirancang untuk menciptakan suasana tenang bagi peribadatan.

Selain seremoni fisik, acara ini juga menjadi momentum pemberdayaan umat melalui pengumuman pemenang lomba azan. Menariknya, pemenang utama dalam kompetisi ini langsung ditetapkan sebagai muazin tetap di Masjid Al Ikhlas, sebuah langkah untuk memastikan kualitas syiar di masjid tersebut dikelola secara profesional.

Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, acara ditutup dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat sekitar serta pertukaran cinderamata antara pihak Agung Sedayu Group dengan Kementerian Agama RI.

Dengan resminya Masjid Al Ikhlas, Riverworld Island kini tidak hanya dikenal sebagai kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, tetapi juga sebagai lingkungan yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius dan kebersamaan.

MASJID AL-IKHLAS PIK MEMASUKI TAHAP AKHIR KONSTRUKSI, SIAP MENJADI PUSAT IBADAH YANG REPRESENTATIF DAN INKLUSIF

Pembangunan Masjid Al-Ikhlas PIK secara resmi telah memasuki tahap akhir setelah dilaksanakannya prosesi doa syukur atas rampungnya struktur atap dan dimulainya pekerjaan finishing pada tanggal 14 November 2025.

Masjid yang memulai groundbreaking pada 7 Maret 2025 ini menelan biaya konstruksi sekitar Rp 45 miliar dan ditargetkan selesai pada awal tahun 2026. Nama “Al-Ikhlas” sendiri merupakan pemberian dari Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA, sebagai simbol ketulusan dan keberkahan.

Acara dimulainya pekerjaan finishing ditandai dengan seremoni pemasangan keramik lantai oleh Dr. Ir. H. Restu Mahesa, M.M, Estate Management Director Agung Sedayu Group (ASG) sekaligus Perwakilan Pengurus Masjid Al-Ikhlas PIK, bersama Ridwan Soemadibrata, Project Director ASG. Prosesi kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Nurdin NH, yang juga menerima penyerahan santunan anak yatim secara simbolis.

Detail Arsitektur dan Kapasitas

Masjid Al-Ikhlas didirikan di atas lahan seluas ±2.435 m², dengan luas bangunan utama mencapai ±1.248 m² dan kapasitas tampung sekitar 600 jamaah.

Mengusung gaya Arsitektur Klasik Islam (Islamic Classical Architectur), masjid ini menampilkan ciri khas pilar-pilar yang elegan, kubah yang megah, dua menara yang menjulang tinggi, serta diperkaya dengan ornamen arabesque yang menambah keindahan seni arsitektur Islam.

Amanah Spiritual dan Semangat Toleransi

Dalam sambutannya, Restu Mahesa menyatakan bahwa keberadaan Masjid Al-Ikhlas di kawasan Riverwalk Island memiliki tujuan yang lebih besar.

“Insya Allah masjid ini akan menjadi pusat ibadah, pusat ilmu, dan tempat masyarakat mendapatkan ketenangan. Pembangunan ini bukan hanya proyek fisik, tetapi merupakan amanah spiritual. Harapan kami adalah agar Masjid Al-Ikhlas menjadi sumber keberkahan dan menjadi cerminan dari nilai-nilai toleransi, tauhid, dan ketakwaan umat Muslim di mana pun berada,” tegas Restu Mahesa.

Kawasan Riverwalk Island PIK menjadi representasi indah dari harmoni antarumat beragama. Selain Masjid Al-Ikhlas, telah berdiri pula Si Mian Fo sebagai sarana ibadah umat Buddha. Rencana pembangunan rumah ibadah lainnya secara berdampingan akan semakin mewujudkan semangat toleransi, persatuan, dan kedamaian di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Sumber : https://www.agungsedayu.com/id/article/2025-11-19-masjid-al-ikhlas-pik-masuk-tahap-akhir-pembangunan-siap-hadirkan-ruang-ibadah-yang-indah-dan-inklusif

Pasar Citayem Resmi Dibuka, Simbol Kolaborasi Bogor–Depok untuk Penguatan Ekonomi Rakyat

Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, meresmikan Pasar Citayem pada Minggu (17/8/2025). Pasar ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Depok.

Dalam sambutannya, Ajat menyampaikan bahwa keberadaan Pasar Citayem diharapkan menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sekaligus contoh pengelolaan pasar modern yang tertata rapi. Ia juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan pasar tersebut.

“Terima kasih atas sinergi yang baik antara Pemerintah Kota Depok, Pemerintah Kabupaten Bogor, serta semua pihak terkait. Alhamdulillah, kini Pasar Citayem yang megah ini bisa berdiri dan menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.

Ajat menekankan, pasar harus berperan sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Karena itu, ia mengajak pedagang dan masyarakat untuk menjaga sekaligus menghidupkan pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi.

Pasar Citayem sendiri akan dikelola langsung oleh PD Pasar Tohaga. Ajat berharap pengelolaan ini dapat menjadi contoh bagi pasar lain di masa depan, dengan dukungan aktif dari para pedagang untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan, menjelaskan bahwa pasar ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi dengan bangunan mencapai 7.700 meter persegi. Terdapat sekitar 730 unit los dan kios, dengan 294 pedagang yang sudah menempati. Masih ada sekitar 100 kios yang belum terisi, sehingga pihaknya mengajak pedagang, terutama yang masih berjualan di pinggir jalan, untuk menempati pasar agar lebih tertib dan nyaman.

“Hari ini menjadi momen bersejarah. Pasar Raya Citayem hadir berkat kerja sama dan dukungan banyak pihak. Pasar yang dulunya terkesan kumuh kini bertransformasi menjadi pusat perdagangan yang modern dan representatif,” ungkap Haris.

Keunikan Pasar Citayem terletak pada lokasinya yang berada di dua wilayah sekaligus, yaitu Kabupaten Bogor dan Kota Depok. Haris optimistis, keberadaan pasar ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi wajah baru yang membanggakan bagi kedua daerah.

Senada dengan itu, Perwakilan DPD RI, Alfiansyah, turut memberikan apresiasi atas peresmian Pasar Citayem. Menurutnya, pasar merupakan pusat perputaran ekonomi yang sangat vital.

“Dengan pasar yang lebih modern dan tertata, masyarakat akan lebih nyaman berbelanja, sementara pedagang dapat meningkatkan kesejahteraan. Semoga roda ekonomi di masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Pasar Citayem pun diharapkan menjadi simbol nyata semangat kebersamaan, kepedulian, dan kerja sama seluruh pihak dalam meningkatkan pelayanan sekaligus kesejahteraan masyarakat.

PT Vasamty Land Sawangan Resmikan Topping Off Casacomo di Shila at Sawangan

Depok, 31 Juli 2025 – PT Vasamty Land Sawangan merayakan pencapaian penting dengan menggelar seremoni topping off Casacomo, hunian low-rise eksklusif di township Shila at Sawangan. Bersamaan dengan acara tersebut, turut dibuka Marketing Gallery Casacomo sebagai pusat informasi dan layanan untuk calon pembeli dan mitra bisnis.

Dalam kesempatan ini, Vasamty Land juga memperkenalkan INI Padel—fasilitas olahraga padel pertama di kawasan—yang melengkapi ekosistem hunian aktif dan modern di Shila at Sawangan.

Berada di Peninsula District, Casacomo menawarkan hunian yang memadukan kenyamanan modern dengan ketenangan alam. Fasilitasnya mencakup akses langsung ke danau alami seluas 26 hektare, jogging track yang mengelilingi kawasan, dan ruang terbuka hijau yang mencakup lebih dari 55% dari total 102 hektare area township.

Vice President Director Vasanta Group, Mario Susanto, mengatakan bahwa Casacomo menjadi wujud komitmen perusahaan bersama Samty Asia Investments Pte. Ltd. dalam menghadirkan hunian premium yang hijau, berkelanjutan, dan memiliki konektivitas baik ke pusat kota.

“Konsep lifestyle by the lake ini menggabungkan suasana resor alami dengan kenyamanan perkotaan, demi menciptakan kualitas hidup terbaik bagi generasi sekarang dan masa depan,” ujarnya.

Acara juga dihadiri oleh Augustinus Setijanto selaku Operational Director dan Juju Juhaedi selaku Project Manager dari PT. Pulauintan yang merupakan kontraktor yang membangun hunian eksklusif tersebut.

Topping Off Proyek Maxone Rota Wahid Hasyim, Tonggak Penting Menuju Hotel Bisnis Baru di Jantung Jakarta

Momentum penting dalam pembangunan proyek Maxone Rota Wahid Hasyim resmi ditandai dengan prosesi topping off pada Rabu, 30 April 2025. Acara ini berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh jajaran manajemen dari PT. GHU selaku pengembang, serta tim pelaksana dari kontraktor utama Pulauintan.

Topping off ini menandai selesainya pekerjaan struktur bangunan hotel bintang tiga yang berlokasi strategis di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, hanya berjarak 400 meter dari kawasan ikonik Sarinah Thamrin. Dengan luas bangunan sekitar 6.857 m², hotel ini terdiri dari delapan lantai utama dan satu atap, serta dirancang untuk menghadirkan 110 unit kamar, meeting room, dan restaurant yang mendukung kebutuhan para pelaku bisnis dan wisatawan perkotaan.

Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Herlambang, selaku Owner PT. GHU, didampingi oleh Olive sebagai Asisten Owner, serta Marda, staf dari PT. GHU. Dari pihak kontraktor, turut hadir Leonard Jonathan selaku Project Manager Pulauintan, Frans Pascal sebagai Construction Manager, serta Suyanto yang menjabat sebagai Site Manager.

Dalam sambutannya, Herlambang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi terhadap seluruh tim yang telah bekerja keras dalam menjaga kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan proyek. “Pencapaian hari ini bukan hanya tonggak teknis, tetapi juga simbol komitmen kami dalam menghadirkan fasilitas perhotelan yang berkualitas tinggi di tengah kawasan strategis Jakarta Pusat,” ujarnya.

Topping off ini juga dibarengi dengan acara potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran proyek hingga tahap ini. Suasana menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun Herlambang, sang pemilik PT. GHU, yang dirayakan bersama seluruh tamu dan pekerja proyek secara sederhana namun hangat.

Hotel Maxone Rota Wahid Hasyim diharapkan menjadi salah satu destinasi utama bagi pelaku bisnis dan wisatawan yang membutuhkan akomodasi representatif di pusat ibu kota. Terletak di area yang dikelilingi oleh pusat perkantoran, fasilitas ini diyakini akan menjadi pilihan strategis untuk mendukung kegiatan bisnis maupun leisure.

Dengan kemajuan signifikan ini, proyek Maxone Rota Wahid Hasyim dijadwalkan untuk memasuki tahap akhir penyelesaian interior dan operasional dalam beberapa bulan ke depan.

RS Permata Keluarga Resmi Gelar Opening Ceremony di Kawasan CBD Bekasi

Komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Bekasi kembali ditandai dengan opening ceremony Rumah Sakit Permata Keluarga Summarecon Bekasi pada Selasa, 29 April 2025. Acara ini berlangsung meriah dengan prosesi tarian pembuka dan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya operasional rumah sakit yang telah lama dinantikan kehadirannya di kawasan pusat bisnis Bekasi.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting seperti walikota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono dan wakil walikota bekasi Dr. Abdul Harris Bobihoe, M.Si serta dr. Iskandar Suhardi, Ir. Agustino Karnadjaja, Ir. Pui Sudarto, Ir. Ben Susanto dan tamu undangan lainnya.

Berdiri megah di kawasan Central Business District (CBD) Bekasi, RS Permata Keluarga Summarecon memiliki luas bangunan 20.590 m² dan terdiri atas 9 lantai yang dirancang secara fungsional dan futuristik untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban akan pelayanan medis yang cepat, lengkap, dan nyaman.

Suasana hangat terpancar saat para tamu undangan dan jajaran pimpinan melakukan pemotongan pita diiringi dengan tarian tradisional modern yang mencerminkan perpaduan antara budaya dan kemajuan zaman.

Dengan infrastruktur yang representatif dan dukungan tenaga medis profesional, RS Permata Keluarga Summarecon Bekasi diharapkan menjadi institusi pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga humanis dalam pendekatan terhadap pasien.

Wali Kota Jakbar Resmikan Ground Breaking Rumah Sakit Altius Puri Indah

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto meresmikan Ground Breaking Rumah Sakit Altius Puri Indah di Jalan Taman Aries No.1, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (16/11).

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengapresiasi pembangunan rumah sakit tersebut. Betapa pentingnya peran layanan kesehatan sebagai layanan dasar yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Selamat dan terima kasih kepada jajaran dan pimpinan Altius Hospital Puri Indah yang sudah bisa melaksanakan ground breaking ini. Proses perjalanan untuk pembangunan izin memakan waktu sekitar satu tahun dan kini kita dapat memulai tahap pelaksanaan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Uus Kuswanto menyebutkan bahwa hadirnya Altius Hospital Puri Indah menunjukkan komitmen dalam mendukung Jakarta menuju Kota Global yang berstandar internasional.

“Dengan hadirnya Altius Hospital Puri Indah, yang berambisi mencapai standar internasional bahkan lebih baik dari Singapura, kita harapkan pelayanan kesehatan tidak hanya untuk warga Jakarta, tetapi juga untuk masyarakat dari luar negeri. Hal ini menjadi bagian dari langkah besar kita menjadikan Jakarta sebagai kota global yang benar-benar terwujud,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Antono, pemilik Rumah Sakit Altius Puri Indah, menjelaskan bahwa pembangunan ini adalah realisasi mimpi besar dari layanan pabrik obat ke pelayanan rumah sakit bertaraf internasional.

“Harapan kami adalah menghadirkan pelayanan yang berkesan, setara dengan standar internasional, untuk meringankan penderitaan dan memperpanjang hidup masyarakat. Semoga kami dapat menjadi berkat bagi warga Jakarta Barat dan Indonesia pada umumnya,” ujar Dr. Antono. 

Pembangunan rumah sakit ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar dan menjadi pelopor peningkatan layanan kesehatan di Jakarta Barat

Sumber : https://barat.jakarta.go.id/berita/wali-kota-jakbar-resmikan-ground-breaking-rumah-sakit-altius-puri-indah