Topic: All News

Grand Opening Veranda Hotel

21
GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meresmikan Veranda Hotel @ Pakubuwono, di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hadir dalam acara peresmian tersebut Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi perwakilan Dubes Jepang untuk Indonesia Ms Kijima, Chairman Pulauintan Pui Sudarto, President Breezbay Hotel Corporation Noritada Tsuda dan sejumlah tokoh pengusaha antara lain Sugianto Kusuma, Luntungan Honoris, Mansjur Tandiono, Paulus Utomo, Budiono Widodo, Rudi Setiawan, Janty Nurdin, Bahar Buasan, Budianto, Tenggono Chuandra, Muljawan Jahja dan lain – lain. Hotel Veranda @ Pakubuwono diresmikan atas kerja sama BUMD DKI PD Pembangunan Sarana Jaya yang bekerjasama dengan PT Graha Pakubuwono Kusuma ( Group Pulauintan ) dan Breezbay Japan. Hotel ini merupakan hotel pertama yang dimiliki DKI melalui mekanisme BTO ( Build, Transfer, Operate ). Melalui sistem ini pihak Sarana Jaya berhak atas bangunan hotel sejak pondasi didirikan. Melalui kerjasama BTO, pihak Pembangunan Sarana Jaya berhak atas bangunan hotel sejak pondasi didirikan. Selain itu, BUMD juga mendapatkan kompensasi kerja sama selama masa pembangunan dan pengelolaan serta transfer of knowledge dalam pengelolaan hotel, baik SDM untuk lebih efektif dan efisien. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam pidato sambutannya mengatakan pihaknya menyambut baik atas investasi hotel ini dengan kerjasama sistem BTO. Sebab, selama ini, kerjasama DKI dengan pihak swasta selalu menggunakan sistem BOT ( Build, Operate, Transfer ). Hal itu pula yang menyebabkan Pemprov DKI selalu kehilangan aset. “Kami enggak mau pakai mekanisme BOT lagi, dimana 20-30 tahun dikelola baru asetnya dikasih ke kami, langsung jadi pemilihan kami dan baru Anda operasikan 30 tahun,” kata Basuki. Basuki ingin bisnis ini berjalan panjang dan sama-sama menguntungkan. “Kita doakan bisnis hotel ini bisa maju,” ucap Gubernur yang akrab disapa Ahok itu. PLT Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Nikesman pada kesempatan yang sama mengatakan, pihaknya optimis dengan prospek Hotel Veranda kedepan. “ini adalah hotel pertama yang dikelola oleh Breezbay Jepang di Indonesia, kita berharap sukses mereka mengelola hotel besar di Bangkok dan Jepang juga bisa diterapkan di Indonesia,” ujar Nikesman. Otentik Indonesia Hotel veranda @ Pakubuwono di atas lahan seluas 6.029 meter persegi. Veranda adalah interpretasi kontemporer semi – retro dari suasana kemewahan yang kaya panel kayu dengan pencampuran fasilitas mewah ultra – modern disertai keramah – tamahan otentik Indonesia. Veranda memiliki 184 kamar dengan warna kayu halus dan bahan berharga menghiasi setiap kamar untuk tingkat hunian yang harmonis, indah dan nyaman. Veranda juga memiliki Wyl’s Kitchen, sebuah restoran yang menyajikan pilihan hidangan yang membangkitkan selera. Wyl’s Kitchen adalah tempat yang sempurna untuk menikmati makanan Indonesia. Untuk ruang pertemuan, Veranda menyediakan 6 ruang dengan paket lengkap disertai suasana mewah semi – retro yang nyaman. Fasilitas lain yang luar biasa meliputi Pusat Kebugaran yang dirancang bergaya di Italia. Pusat Kesehatan Tradisional dan kolam renang infinity yang trendi.


Soft Opening Pasar Baru Square

Soft-Opening-Pasar-Baru-Square

Pada Hari Minggu, 14 Juni 2015 telah dilaksanakan Soft Opening Pasar Baru Square, Bandung, dengan dihadiri para stake holder. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran dari artis Cita Citata sebagai pengisi acara dan acara hiburan bedug jepang dan juga artis dan seniman lainnya. Adapun pusat perbelanjaan yang bertempat di Jalan Otto Iskandardinata No. 81-89 Bandung ini juga memiliki kelengkapan berupa area parkir basement, kios dan juga hotel sehingga menjadi lokasi terpadu sebagai pusat perbelanjaan dan juga hotel. Diharapkan keberadaan pusat perbelanjaan ini dapat menyerap tenaga kerja dan memajukan masyarakat di sekitarnya.


Topping Off Grand Asia Afrika Residence

 

ToppingOffGAAAcara Topping Off Grand Asia Afrika Residence, Rabu, (20/5/2015), di Basement Grand Asia Afrika Residence terlaksana dengan lancar. Acara yang turut dihadiri oleh PT. Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi sebagai kontraktor utama apartemen rusunami tersebut juga sekaligus untuk merayakan Hari Ulang Tahun Henry Husada selaku Presiden Direktur KAGUM Group.

“Pembangunan Grand Asia Afrika Residence sesuai dengan moto perusahaan kami yaitu, Berkarya dan Bermanfaat Untuk Banyak Orang,” kata Henry di awal wawancara, “Kami tidak membangun apartemen mewah atau perkantoran mewah, tetapi kami sengaja membangun apartemen khususnya yang bersubsidi,” ujarnya.

“Kami membangun apartemen rusunami ini untuk masyarakat kebanyakan, supaya masyarakat merasakan manfaatnya,” katanya, “Bila apartemen Grand Asia Afrika Residence sudah ditempati dua tahun mendatang, maka disanalah masyarakat akan merasakan manfaatnya, karena kami sangat mencintai masyarakat menengah ke bawah” tegasnya, “Untung ada KAGUM Group yang membangun apartemen rusunami ini,” ujarnya.

Henry menjelaskan bahwa KAGUM Group akan terus membangun apartemen rakyat, “Kita akan membangun apartemen rakyat di Kiaracondong (Garden Vista), Leuwipanjang (Star Light), Dago (Grand Dago), dan Buah Batu (CityLight),” katanya, “Saya akan membikin simpul-simpul apartemen rusunami yang layak huni di kota Bandung,” tegasnya.

Mengenai Ruang Terbuka Hijau Henry menegaskan bahwa KAGUM Group sangat memperhatikannya, “Kami menyediakan Ruang Terbuka Hijau lebih dari 20 persen, selain itu pengolahan limbah sangat kita perhatikan,” ujarnya.

Henry Husada di Acara Topping Off Grand Asia Afrika Residence yang sekaligus perayaan Hari Ulang tahunnya berkesempatan menyerahkan bingkisan kepada 200 anak yatim.


Ground Breaking Rumah Sakit Ridwan

peresmian-rstniPeletakan Batu Pertama Proyek Rumah Sakit Ridwan yang diresmikan oleh Bp. Jokowi

Pada Hari Rabu 13 Mei 2015 Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proses peletakan batu pertama (groundbreaking) Rumah Sakit Ridwan Meuraksa Kodam Jaya, Pinang Ranti, Bambu Apus, Jakarta Timur seluas 26.958 m2. Dalam acara ini, ia secara khusus mengenakan atribut Baret hijau dan seragam Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) dilengkapi dengan pistol dan pisau di pinggang. Rumah sakit ini sudah diidamkan Angkatan Darat sejak tahun 1986, sehubung RS Ridwan Meuraksa yang sebelumnya berada di Jl. Kramat Raya Jakarta Pusat tidak memungkinkan untuk melayani pasien lebih banyak. Sebagai pelaksana pembangunan PT. Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi di percaya untuk membangunan Rumah Sakit Mohammad Ridwan. Keberadaan rumah sakit ini juga bermanfaat bagi masyarakat dan ini juga dimanfaatkan oleh BPJS, KIS, yang merupakan perluasan program jaminan kesehatan nasional. Program kesehatan dengan KIS, baik promotif, preventif, dan deteksi dini. Sebagai tanda simbolis dimulainya pembangunan RS. Ridwan Meuraksa, Presiden RI menekan tombol sirene dengan didampingi oleh Pannglima Jendral TNI Moeldoko, KASAD Jendral Gatot Nurmantyo, Menteri kesehatan Nila F Moeloek, Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Dalam kesempatan ini Para Petinggi TNI dari Angkatan Darat, Laut dan Udara berserta 5 ribu prajurit, dan dari Kepolisian, Direktur Utama dan Wakil Direktur PT. Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi Bp. Pui Sudarto dan Bp. Ben Susanto. Beserta tamu undangan dari aparat pemerintahan daerah dan swasta ikut menghadiri acara berlangsung dengan aman.